Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Home
  • Current
  • Archives
  • Announcements
  • About
    • About the Journal
    • Submissions
    • Privacy Statement
    • Contact
  • Register
  • Login
  1. Home /
  2. Search

Search

Advanced filters
Published After
Published Before

Search Results

Found one item.
  • Formulasi Strategi Tata Kelola Usaha Garam Rakyat di Kabupaten Pati Berbasis Analytical Hierarchy Process

    Herna Octivia Damayanti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Darah Kabupaten Pati Indonesia , Aeda Ernawati Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Darah Kabupaten Pati Indonesia , Widhayoko Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Pati Indonesia , Arieyanti Dwi Astuti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Darah Kabupaten Pati Indonesia , Siti Qorrotu Aini Bapperida Kabupaten Pati Indonesia

    Permasalahan garam di Kabupaten Pati meliputi penurunan produksi garam akibat ketergantungan cuaca, keterbatasan teknologi, serta inefisiensi logistik rantai pasok dan harga yang berdampak pada rendahnya pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengelolaan usaha garam rakyat yang integratif berdasarkan faktor produksi hulu hingga hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods). Pendekatan mixed methods memadukan antara wawancara stakeholder dan AHP berdasarkan prioritas secara kuantitatif.Riset dilaksanakan pada Januari–Oktober 2025 di Kecamatan Batangan, Juwana, Wedarijaksa, dan Trangkil. Data dihimpun melalui kuesioner terhadap 15 tokoh kunci (keypersons) dari unsur akademisi, pengusaha, masyarakat, dan pemerintah daerah terkait yang dipilih secara purposive sampling. Prioritas strategi dianalisis menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) melalui software Expert Choice dengan nilai inconsistency ratio 0,01 (< 0,1). Hasil penelitian berhasil memetakan klaster sebaran kawasan produksi, gudang, dan koperasi garam rakyat di empat kecamatan lokus. Berdasarkan analisis hirarki model sistem AHP, kesimpulan menetapkan empat prioritas utama peningkatan tata kelola usaha, yaitu a) kriteria produk difokuskan pada pemasaran hasil; b) kriteria sarana-prasarana bertumpu pada penyediaan alat bantu produksi; c) kriteria SDM diarahkan pada pemanfaatan teknologi; dan d) kriteria kelembagaan diakselerasi melalui penguatan kebijakan pemerintah tentang pergaraman.

    Pages: 79-96
    Published: 2026-06-30
    Views: - Downloads: -
1 - 1 of 1 items

Quick Menu

Focus & Scope Peer Review Editorial Team Author Guidelines Reviewer Guidelines Publication Ethics Peer Review Process Suggestion Box

Index By

 

visitorstatistic

Visitor Statistic View My Stats
Sanguline Theme by Sangu Ilmu