Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
p-ISSN: 1978-2306
Home
  • Current
  • Archives
  • Announcements
  • About
    • About the Journal
    • Submissions
    • Privacy Statement
    • Contact
  • Register
  • Login
  1. Home /
  2. Search

Search

Advanced filters
Published After
Published Before

Search Results

Found one item.
  • Strategi Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Pesisir Pekalongan melalui Mitigasi Bencana dan Pembangunan Berkelanjutan

    Aprilia Fitri Pamungkas Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro Indonesia , Widi Hari Nugroho Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pekalongan Indonesia , Bachtiar Yudiana Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pekalongan Indonesia

    ENGLISH

    Tidal flooding is a climate change impact in the northern region of Java, including Pekalongan Regency. Tidal flooding in Pekalongan Regency takes place every year and it is difficult to handle because simultaneously with land subsidence and rising sea levels due to global warming. Tidal flooding is related to the level of slum settlements, especially in Wonokerto District. Wonokerto residents who are submerged by tidal floods tend to stay and adapt to existing environmental conditions rather than migrate to other locations. This study analyzed the strategy for handling slum settlements in coastal communities of Pekalongan Regency that have adapted to tidal floods. This study used mixed methods between qualitative and quantitative descriptive methods through SWOT and a strategic planning approach that processes the results of field observations, citizen interviews and literature studies of regional policies. This study integrates disaster mitigation and sustainable development aspects to build community resilience and produces 14 proposed strategies that must involve all relevant stakeholders, namely the Government; Wonokerto Community; and active Institutions/Organizations in the environmental, social and health fields to support the achievement of program goals and benefits.

     

    INDONESIA

    Banjir rob merupakan dampak perubahan iklim di wilayah utara Jawa, salah satunya Kabupaten Pekalongan. Banjir rob di Kabupaten Pekalongan terus terjadi setiap tahunnya dan sulit ditangani karena berjalan bersamaan dengan penurunan muka tanah serta peningkatan muka air laut akibat pemanasan global. Banjir rob berdampingan erat dengan tingkat kekumuhan permukiman terutama di Kecamatan Wonokerto. Masyarakat Wonokerto yang terendam banjir rob cenderung tetap tinggal dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang ada dibanding bermigrasi ke lokasi lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penanganan permukiman kumuh pada masyarakat pesisir Kabupaten Pekalongan yang telah beradaptasi dengan banjir rob. Penelitian ini menggunakan metode campuran antara deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui SWOT dan pendekatan strategic planning yang mengolah hasil observasi lapangan, wawancara warga dan studi pustaka kebijakan daerah. Penelitian ini mengintegrasikan aspek mitigasi bencana dan pembangunan berkelanjutan guna membangun ketahanan komunitas dan menghasilkan 14 usulan strategi yang harus melibatkan seluruh stakeholder terkait yaitu Pemerintah; Masyarakat Wonokerto; serta Lembaga/Organisasi aktif di bidang lingkungan, sosial maupun kesehatan guna mendukung ketercapaian tujuan dan manfaat program.

    Pages: 81-96
    Published: 2024-12-26
    Views: - Downloads: -
1 - 1 of 1 items

Quick Menu

Focus and Scope
Peer Reviewers
Editorial Team
Online Submission
Author Guidelines
Reviewer Guidelines
Publication Ethics
Article Processing Charge
Indexing and Abstracting
Peer Review Process

Index By

Journal Template

ACCREDITATION

View My Stats

Web Analytics

 

Sanguline Theme by Sangu Ilmu