Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan, Bantuan Sosial, dan Upah Minimum terhadap Kemiskinan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah

Main Article Content

Zainal Abidin (*) zainal.frsd@yahoo.co.id
Rizal Agri Wahyuadi

(*) Corresponding Author

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh rata-rata lama sekolah, upah minimum regional (UMR), dan bantuan sosial terhadap jumlah penduduk miskin di 29 kabupaten dan 6 kota di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2023. Dengan menggunakan metode regresi linear berganda, penelitian ini menemukan bahwa rata-rata lama sekolah memiliki pengaruh signifikan negatif terhadap tingkat kemiskinan. Sebaliknya, dua variabel lainnya, yakni upah minimum regional dan bantuan sosial, menunjukkan pengaruh signifikan positif terhadap jumlah penduduk miskin. Melalui model yang diuji, variabel-variabel tersebut mampu menjelaskan sebesar 80,5% variasi jumlah penduduk miskin di wilayah tersebut. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas dan akses pendidikan (rata-rata lama sekolah) menjadi instrumen paling efektif dalam memutus rantai kemiskinan di Jawa Tengah. Sementara itu, temuan kontraintuitif pada variabel UMR dan bantuan sosial mengindikasikan adanya celah struktural, seperti potensi salah sasaran dalam distribusi bansos serta ketidakmampuan daya beli UMR dalam mengimbangi inflasi lokal. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mereformulasi strategi jaring pengaman sosial agar lebih tepat sasaran dan menggeser fokus kebijakan dari sekadar bantuan karitatif menuju pemberdayaan ekonomi berbasis pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang adaptif.

Article Details

How to Cite
Abidin, Z., & Agri Wahyuadi, R. (2026). Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan, Bantuan Sosial, dan Upah Minimum terhadap Kemiskinan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Jurnal Litbang Pati, 22(1), 97–106. Retrieved from https://ejurnal-litbang.patikab.go.id/index.php/jl/article/view/55
Section
Articles