Konsep Struktur Citra Kota pada Sistem Pusat Pelayanan Kecamatan Kaliori sebagai Solusi Kemacetan Juwana-Rembang

Main Article Content

Danna Prasetya Nusantara
Chaterina Shandra Kusuma
Adelia Salsabila Anugrah
Citra Mutiara Pertiwi
Nadira Nursyifa
Zahratunnisa

(*) Corresponding Author

Abstract

ENGLISH


The severe traffic jam that occurred on the Juwana - Rembang road section stopped economic activities. The lack of alternative roads and bridges connecting the surrounding areas caused severe traffic jams. This research aimed to examine the concept of developing road functions to support the accessibility of Kaliori's internal movement and the movement of Rembang - Juwana as a solution. The spatial quantitative method is used to determine the internal structure of the city through kernel density analysis. It is used to determine paths to create effective alternative routes with high accessibility in the internal area and the linkage between Rembang and Juwana. The results showed that not all development of the road network connecting activity centers is needed. Kaliori is located in a coastal area and it has not developed rapidly so the activity centers grew to be ribbon shaped cities and had a weak influence. Therefore, it is necessary to develop strategic nodes to strengthen the path as an alternative route to overcome the traffic jam. There are 4 roads as paths to connect various parts of Kaliori so it creates Kaliori area centre, even though it is not the main activity centre in Kaliori District.


 


INDONESIA


Kemacetan parah yang terjadi pada ruas jalan Juwana-Rembang akibat perbaikan jalan Batangan dan Jembatan Juwana menyebabkan pergerakan ekonomi terhenti. Minimnya ruas jalan dan jembatan alternatif penghubung, menjadi salah satu faktor memperparah kemacetan. Tujuan penelitian untuk mengetahui konsep pengembangan fungsi jalan melalui path untuk mendukung aksesibilitas pergerakan internal Kaliori maupun pergerakan Rembang-Juwana sebagai solusi kemacetan. Metode kuantitatif spasial digunakan untuk menentukan struktur internal kota melalui analisis kernel density, yang selanjutnya digunakan sebagai dasar penentuan path hingga menghasilkan jalur alternatif efektif dengan nilai aksesibilitas tinggi pada wilayah tersebut. Hasil analisis menunjukan bahwa tidak seluruh pengembangan jaringan jalan yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan, perlu dilakukan. Walaupun kawasan pesisir yang memiliki kecenderungan fan shaped cities, namun kawasan Kaliori belum berkembang pesat sehingga pusat-pusat kegiatan yang tercipta cenderung berbentuk ribbon shaped cities dan berpengaruh lemah terhadap wilayah yang saling berjauhan. Oleh karenanya, diperlukan pengembangan landmark nodesnstrategis untuk menguatkan peran path Kaliori sebagai jalur utama alternatif. Hasil yang diperoleh terdapat 4 ruas jalan sebagai path utama dan path pendukung yang menghubungkan berbagai bagian wilayah Kaliori melalui bentuk grid semikonsentris sehingga mampu menghasilkan pusat wilayah Kaliori, walaupun bukan pusat kegiatan utama di Kecamatan Kaliori.

Article Details

How to Cite
Nusantara, D. P., Kusuma, C. S., Anugrah, A. S., Pertiwi, C. M., Nursyifa, N., & Zahratunnisa. (2024). Konsep Struktur Citra Kota pada Sistem Pusat Pelayanan Kecamatan Kaliori sebagai Solusi Kemacetan Juwana-Rembang. Jurnal Litbang Pati, 20(1), 53–66. Retrieved from https://ejurnal-litbang.patikab.go.id/index.php/jl/article/view/26
Section
Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.